Friday, 8 June 2012

8 Amalan Penambahan Rezeki


Wednesday, 16 May 2012

PROGRAM MELENTUR REBUNG

Dalam menyampaikan ilmu, mendidik dan mengajar anak-anak biarlah selagi kecil, apabila telah besar, keraslah hatinya dan tidak dapat diajar lagi. Bak kata pepatah Melayu, "melentur buluh biarlah dari rebungnya" atau dalam bahasa Inggerisnya "it's better to bend the willow when it's young". Program ini bertujuan membentuk modal insan cemerlang seawal yang mungkin. Anak-anak yang bermula awal, insyaAllah akan sentiasa berada di hadapan dan berkeyakinan.


Semua program akan dikendalikan sepenuhnya oleh Pancabestari Teknologi. Ianya bertujuan untuk mempertingkatkan persediaan pembelajaran, menyerlah potensi diri, intelektual, kemahiran, kecerdasan minda, keseimbangan emosi, spiritual, sahsiah diri dan halatuju anak-anak dari awal, jelas dan mantap. 3 program utama adalah:
  • Program Baca Bestari dan Read Smart
  • Program Latihan Pengaktifan & Pengimbangan Otak (Tengah, Kiri dan Kanan)
  • Program Kecemerlangan Diri dan Motivasi (NLP)
Semua program akan dijalankan dalam bentuk seminar dan kelas-kelas latihan, insyaAllah.

Program Baca Bestari
Melalui program ini anak-anak seawal umur 4 tahun ke atas akan didedahkan dengan teknik membaca di dalam Bahasa Melayu dan juga Bahasa Inbberis dengan menggunakan kaedah fonik dan fonemik.Selain daripada mempelajari kaedah membaca, anak-anak akan diberi pendedahan kepada kemahiran menulis dan motor skill.


Jika anda mempunyai anak-anak yang mempunyai masalah, belum pandai atau belum lancar membaca dan menulis. Sila datang ke centre kami dan kami sedia membantu. Kaedah fonik dan fonemik telah terbukti berkesan, cepat dan mudah. Butiran terperinci adalah seperti di bawah ini :-



Kelas akan diadakan di alamat berikut:
SK TRAINING ACADEMY S/B
11-2, Jalan Wangsa Setia 3, Wangsa Melawati
53300 Kuala Lumpur


Tuesday, 15 May 2012

SELAMAT HARI GURU



"Guru Inovatif Melonjakkan Transformasi Pendidikan Negara".
SELAMAT HARI GURU kepada semua insan yang bergelar GURU..... 
Semoga terus inovatif dan cemerlang!


***********************************************

Monday, 14 May 2012

Dasyatnya Tenaga Doa



Doa merupakan kekuatan dan tenaga yang tiada taranya kerana ia berhubung dengan Zat Yang Maha Kuasa. Doa bagi seorang mukmin adalah senjata (wasilah) kerana tidak ada perlindungan dan daya kecuali dari ALLAH SWT. Doa adalah ibadah. Doa adalah senjata. Doa adalah benteng. Doa adalah ubat. Doa adalah pintu segala kebaikan.

Dari Ali bin Abi Thalib ra, Rasulullah Shollallahu Alaihi Wassalam bersabda:
“Doa adalah senjata orang beriman, tiang agama dan cahaya langit dan bumi".

Kekuatan atau kedahsyatan doa bagi seorang muslim tidak dapat dinafikan lagi. Doa adalah senjata buat kaum muslimin, Ad Du‟au Silahul Mu‟min. Di saat canggihnya pelbagai mesin dan persenjataan abad moden ini, strategi dan kaedah peperangan, kekuatan dan kedahsyatan doa tetap tidak dinafikan dan hanya dimiliki oleh orang-orang beriman. Hal ini disebabkan orang-orang yang beriman selain daripada berusaha semaksima mungkin dalam setiap amal yang dilakukannya, dia juga tidak pernah lupa menggantungkan seluruh usahanya melalui doa kepada ALLAH S.W.T. Doa adalah senjata buat orang-orang mukmin, yang telah ditauladankan dari para Nabi dan Rasul, para sahabat, salafus sholeh.

Doa itu mampu mengubah yang tidak mungkin menjadi mungkin, yang biasa-biasa menjadi tidak terkata, yang berat jadi ringan, yang jauh menjadi dekat. Itulah dahsyatnya kekuatan doa. Dengan doa segalanya menjadi mungkin atas izin ALLAH S.W.T.
Sesungguhnya perintah-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata kepadanya:

“Jadilah!” maka terjadilah ia. (Surah 36 : Yaasin : 82)
Sesungguhnya perkataan Kami terhadap sesuatu apabila Kami menghendakinya, Kami hanya mengatakan kepadanya:
“Kun (jadilah)”, maka jadilah ia. (Surah 16 : An Nahl : 40)

Kesilapan Berdoa :

1. Orang yang tidak pernah berdoa dikala susah dan senang
Dan Tuhanmu berfirman:
“Berdoalah kepada-Ku, nescaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahanam dalam keadaan hina dina”. (Surah 40 : Al Mukmin : 60)
2. Orang yang berdoa ketika sedang menghadapi kesulitan, walaupun dia terlepas dari kesulitan yang dialami dirinya mereka seolah-olah lupa pernah berdoa kepada ALLAH S.W.T untuk melepaskan diri mereka daripada kesulitan tersebut.
Dan apabila manusia ditimpa bahaya dia berdoa kepada Kami dalam keadaan berbaring, duduk atau berdiri, tetapi setelah Kami hilangkan bahaya itu daripadanya, dia (kembali) melalui (jalannya yang sesat), seolah-olah dia tidak pernah berdoa kepada Kami untuk (menghilangkan) bahaya yang telah menimpanya. Begitulah orang-orang yang melampaui batas itu memandang baik apa yang selalu mereka kerjakan. (Surah 10 : Yunus : 12)
3. Orang yang berdoa bergantung kepada suasana hatinya

4. Orang yang pernah berdoa tetapi menghentikan doanya kerana berputus asa (doanya tidak dikabul)
Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu bahwasanya Nabi S.A.W bersabda :
Do’a seorang hamba akan selalu dikabulkan selagi tidak memohon sesuatu yang berdosa atau pemutusan kerabat, atau tidak tergesa-gesa. Mereka bertanya : Apa yang dimaksud tergesa-gesa ? Beliau menjawab : ” Dia berkata ; Saya berdoa berkali-kali tidak dikabulkan, lalu dia merasa menyesal kemudian meninggalkan doa”. (H.R. Muslim).
5. Orang yang selalu berdoa dikala susah mahupun senang dan tidak pernah putus asa dari rahmat ALLAH S.W.T
Hai manusia, kamulah yang berkehendak kepada Allah; dan Allah Dia-lah Yang Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) lagi Maha Terpuji.
(Surah 35 : Faathir : 15)




Sumber: http://www.halaqah.net/

Friday, 27 April 2012

RINGKASAN TENTANG MALAIKAT

 Gambar sebagai hiasan sahaja


by DrJaffry Hassan on Wednesday, April 25, 2012 at 3:13am ·

Sesungguhnya telah kita maklum bahwasanya yang menyampaikan wahyu dari Allah kepada Nabi s.a.w adalah Malaikat Jibril a.s. Kemudian pernahkah kita bertanya-tanya?, apakah malaikat Allah hanya Jibril a.s, atau adakah malaikat yang lainnya? serta apakah tugas mereka?

Malaikat adalah makhluk ghaib yang diciptakan Allah dari cahaya, senantiasa menyembah Allah, tidak pernah menderhakai perintah Allah serta senantiasa melakukan apa yang diperintahkan kepada mereka. Keimanan kepada malaikat mengandung 4 unsur, iaitu:

Pertama: Mengimani adanya mereka.

Iaitu kepercayaan yang pasti tentang keberadaan para malaikat. Tidak seperti yang di fahami oleh sebahagian pemahaman manusia bahwa malaikat adalah hanya sebuah ‘kata’ atau ‘sebutan’ yang bermakna konotasi yang bererti kebaikan atau seumpamanya. Allah S.W.T menyatakan keberadaan para malaikat yang bermaksud: “Sebenarnya (malaikat-malaikat itu) adalah hamba-hamba yang dimuliakan, mereka itu tidak mendahului-Nya dengan perkataan dan mereka mengerjakan perintah-perintah-Nya.” (Surah Al-Anbiyaa’: 26-27)

Kedua: Mengimani nama-nama malaikat yang telah kita ketahui, sedangkan malaikat yang tidak diketahui namanya wajib kita imani secara keseluruhannya.

Di antara dalil yang menunjukkan banyaknya bilangan malaikat dan tidak ada yang dapat menghitungnya kecuali Maha Pencita adalah sebuah hadis sahih yang berkaitan dengan baitul makmur. Di dalam hadits tersebut Rasulullah s.a.w bersabda: “Sesungguhnya baitul makmur berada di langit yang ketujuh setentang dengan Kaabah di bumi, setiap hari ada 70 ribu malaikat yang shalat di dalamnya kemudian apabila mereka telah keluar maka tidak akan kembali lagi.” (HR. Bukhari & Muslim)

Ketiga: Mengimani sifat-sifat malaikat yang kita ketahui.

Sebagaimana contoh sifat Jibril a.s, dimana Nabi menggambarkan bahwa Nabi s.a.w sendiri pernah melihat Jibril a.s dalam sifat yang asli, yang ternyata mempunyai enam ratus sayap yang dapat menutupi cakrawala (HR. Bukhari). Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dalam musnad dari Abdullah bin Mas’ud ra‘anhu, ia berkata: “Rasulullah s.a.w pernah melihat malaikat Jibril dalam bentuk aslinya yang mempunyai enam ratus sayap, setiap sayap menutup ufuk, dari sayapnya berjatuhan berbagai warna, mutiara dan permata yang hanya Allah sajalah yang mengetahui keindahannya.” (Ibnu Katsir berkata dalam Bidayah Wan Nihayah bahwa sanad hadis ini bagus dan kuat, sedangkan Syaikh Ahmad Syakir rahimahullah berkata dalam Al-Musnad bahwa sanad hadis ini sahih)

Di dalam hadis di atas disebutkan bahwa malaikat memiliki sayap dengan berbagai warna. Hal sebegini menunjukkan kekuasaan Allah S.W.T dan menyatakan bahwa bentuk Jibril ‘alaihissalaam yang mempunyai enam ratus sayap, setiap sayap menutup ufuk. Kita tidak perlu mempersoalkan bagaimana Rasulullah s.a.w dapat melihat enam ratus sayap dan bagaimana pula cara beliau menghitungnya? Padahal satu sayap saja dapat menutupi ufuk.

Selagi hadis tersebut sahih dan para ulama mensahih atau membenarkan sanadnya maka kita tidak perlu membahaskan mengenai kaifiyat (bagaimananya), karana Allah Maha berKuasa serta Maha bijaksana untuk memperlihatkan kepada Nabi-Nya Rasulullah s.a.w akan hal-hal yang tidak dapat dibayangkan dan dicerna oleh akal pemkiran kita yang amat singkat lagi lemah.

Allah S.W.T berfirman, bahwa sayap yang dimiliki malaikat memiliki jumlah bilangan yang berbeda-beda.

“Segala puji bagi Allah, Pencipta langit dan bumi, Yang menjadikan malaikat sebagai utusan-utusan (untuk mengurus berbagai macam urusan) yang mempunyai sayap, masing-masing (ada yang) dua, tiga dan empat. Allah menambahkan pada ciptaan-Nya apa yang dikehendaki-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.” (Surah. Faathir: 1)

Sifat malaikat yang lain adalah terkadang malaikat itu dengan kekuasaan Allah Maha Agung boleh berubah bentuk menjadi manusia, sebagaimana yang terjadi pada Jibril a.s ketika Allah S.W.T mengutusnya kepada Nabi s.a.w untuk mengajarkan kepada seluruh manusia apa itu Islam, Iman dan Ihsan. Demikian juga dengan para malaikat yang diutus oleh Allah kepada Ibrahim dan Luth a.s, mereka semua datang dalam bentuk manusia. Para malaikat adalah hamba-hamba Allah yang senantiasa mentaati apa yang diperintahkan oleh Allah dan tidak pernah menderhakai Allah S.W.T.

Keempat, mengimani dengan apa yang kita ketahui tentang pekerjaan-pekerjaan mereka.

Kita mengimani dengan apa yang kita ketahui tentang pekerjaan-pekerjaan mereka yang mereka tunaikan berdasarkan perintah Allah S.W.T, seperti bertasbih (mensucikan Allah) dan beribadah kepada-Nya tanpa kenal erti penat lelah dan tanpa pernah berhenti. Di antara para malaikat, ada yang memiliki tugas khusus, misalnya:

Di antara para malaikat yang wajib setiap orang Islam ketahui sebagai salah satu Rukun Iman, berdasarkan Al-Quran dan hadis. Nama (panggilan) berserta tugas-tugas mereka adalah sebagai berikut:

Jibril – Pemimpin para malaikat, bertugas menyampaikan wahyu dan mengajarkannya kepada para Nabi dan Rasul.
Mikail – Membahagi rezeki kepada seluruh makhluk.
Israfil – Meniup sangkakala (gelombang bunyi pembinasa) pada hari kiamat.
Munkar dan Nakir – Memeriksa amal manusia di alam barzakh.
Raqib dan ‘Atid – Mencatat amal manusia di dunia.
Izrail – Mencabut nyawa seluruh makhluk.
Ridwan – Menjaga pintu syurga.
Malik – Pemimpin Malaikat Zabaniah dan penjaga neraka.
Zabaniah – 19 malaikat penyiksa dalam neraka yang amat bengis dan kasar.
Hamalat al ‘Arsy – Empat malaikat pembawa ‘Arsy Allah, pada hari kiamat jumlahnya akan ditambah daripada empat menjadi lapan.

Harut dan Marut – Dua Malaikat yang turun di negeri Babil.

Darda’il – Malaikat yang mencari orang yang berdoa, bertaubat, minta ampun dan lainnya pada bulan Ramadhan.

Hafazhah (Para Penjaga):
Kiraman Katibin – Para malaikat pencatat yang mulia, ditugaskan mencatat amal manusia.
Mu’aqqibat – Para malaikat yang selalu memelihara / menjaga manusia dari kematian sampai waktu yang telah ditetapkan yang datang silih berganti.

Arham – Malaikat yang diperintahkan untuk menetapkan rezeki, keberuntungan, ajal dan lainnya pada 4 bulan semasa kehamilan ibu.

Jundallah – Para malaikat perang yang bertugas membantu nabi dalam peperangan.

Ad-Dam’u – Malaikat yang selalu menangis jika melihat kesalahan manusia.
An-Nuqmah – Malaikat yang selalu berurusan dengan unsur api dan duduk disinggasana berupa nayalaan api, ia memiliki wajah kuning tembaga.
Ahlul Adli – Malaikat besar yang melebihi besarnya bumi besera isinya dikatakan ia memiliki 70 ribu kepala.
Ar-Ra’d – Malaikat pengatur awan dan hujan.

Malaikat Berbadan Api dan Salju – Malaikat yang setengah badannya berupa api dan salju berukuran besar serta dikelilingi oleh sepasukan malaikat yang tidak pernah berhenti berzikir.

Penjaga Matahari – Sembilan Malaikat yang menghujani matahari dengan salju.

Malaikat Rahmat – Penyebar keberkahan, rahmat, permohonan ampun dan pembawa roh orang-orang shaleh, ia datang bersama dengan Malaikat Maut dan Malaikat ‘Azab.

Malaikat `Adzab – Pembawa roh orang-orang kafir, zalim, munafik, ia datang bersama dengan Malaikat Maut dan Malaikat Rahmat.

Pembeda Haq dan Bathil – Para malaikat yang ditugaskan untuk membedakan antara yang benar dan salah kepada manusia dan jin.

Pententeram Hati – Para malaikat yang mendoakan seorang mukmin untuk meneguhkan pendirian sang mukmin tersebut.

Penjaga 7 Pintu Langit – 7 malaikat yang menjaga 7 pintu langit. Mereka diciptakan oleh Allah sebelum Dia menciptakan langit dan bumi.

Pemberi Salam Ahli Surga – Para malaikat yang memberikan salam kepada para penghuni surga.

Pemohon Ampunan Orang Beriman – Para malaikat yang terdapat disekeliling ‘Arsy yang memohonkan ampunan bagi kaum yang beriman.

Pemohon Ampunan Manusia di Bumi – Para malaikat yang bertasbih memuji Allah dan memohonkan ampun bagi orang-orang yang ada di bumi.

Nama Malaikat Maut dikatakan Izrail, tidak ditemukan sumbernya baik dalam Al-Quran maupun Hadis. Kemungkinan nama malaikat Izrail didapat dari sumber Israiliyat. Dalam Al Quran dia hanya disebut Malak al-Maut atau Malaikat Maut.

Malaikat Jibril, walau namanya hanya disebut dua kali dalam Al-Quran, ia juga disebut di banyak tempat dalam Al-Quran dengan sebutan lain seperti Ruh al-Qudus, Ruh al-Amin/ Ar-Ruh Al-Amin dan lainnya.

Dari nama-nama malaikat di atas ada beberapa yang disebut namanya secara spesifik didalam Al Qur’an, yaitu Jibril (Surah 2 Al Baqarah: 97,98 dan Surah 66 At Tahrim: 4), Mikail (Surah 2 Al Baqarah: 98) dan Malik (Surah Al Hujurat) dan lain-lain. Sedangkan Israfil, Munkar dan Nakir disebut dalam Hadis....moga dpt manafaat bersama

Saturday, 14 April 2012

20 Amalan Memurahkan Rezeki


Amalan-amalan ini menjadi sebab Allah limpahi hamba-Nya dengan keluasan rezeki dan rasa kaya dengan pemberian-Nya. Berdasarkan konsep rezeki, Allah memberi jalan buat setiap hamba-Nya untuk memperolehi rezeki dalam pelbagai bentuk yang boleh menjadi punca kebaikan dunia dan akhirat. Di antaranya:

1. Menyempatkan diri beribadah

2. Memperbanyakkan istighfar

3. Tinggalkan perbuatan dosa

4. Sentiasa ingat Allah

5. Berbakti dan mendoakan ibu bapa

6. Berbuat baik dan menolong orang yang lemah

7. Tunaikan hajat orang lain

8. Banyak berselawat

9. Buat kebajikan banyak-banyak

10. Berpagi-pagi

11. Menjalin silaturrahim

12. Melazimi kekal berwuduk

13. Bersedekah

14. Melazimi solat malam (tahajud)

15. Melazimi solat Dhuha

16. Bersyukur kepada Allah

17. Mengamalkan zikir dan bacaan ayat Quran

18. Berdoa

19. Berikhtiar sehabisnya

20. Bertawakkal


Kesemua yang disebut di atas adalah amalan-amalan yang membawa kepada takwa. Dengan takwa, Allah akan beri “jalan keluar (dari segala perkara yang menyusahkan), dan memberinya rezeki dari jalan yang tidak terlintas di hatinya.” (At-Talaq: 2-3).

Pendek kata, bagi orang Islam, untuk murah rezeki dalam ertikata yang sebenarnya, kuncinya adalah buat amalan-amalan takwa. Amalan-amalan ini menjadi sebab jatuhnya kasih sayang Allah, lalu Allah limpahi hamba-Nya dengan keluasan rezeki dan rasa kaya dengan pemberian-Nya.

Friday, 13 April 2012

Tasbih, Tahmid, Tahlil dan Takbir


Dari Abu Dzar r.a, dari Nabi s.a.w sabdanya:
Setiap orang mempunyai sumber sedekah. Tiap-tiap tasbih, tahmid, tahlil dan takbir adalah sedekah. Amar makruf adalah sedekah, nahi mungkar adalah sedekah. Dan semuanya itu sama nilainya dengan dua rakaat solat Dhuha.


Huraian Hadith:


Beramal ibadah itu bukan setakat di hamparan sejadah (solat) semata tetapi ia meliputi aspek-aspek amalan anggota lahir dan batin di luar sembahyang juga seperti bersedekah, bertasbih, bertahmid dan sebagainya. Pokoknya di setiap kesempatan yang ada perlu diisi dengan amal kebaikan kerana setiap amal akan diganjari dengan balasan yang baik dan begitulah sebaliknya.

Easy Baking 3

Blondies with Chocolate Chips and Walnuts
Ingredients
8 tablespoons (1 stick/ 115gms or 1/2 cup) unsalted butter, melted, plus more for pan
1/2 cup packed light-brown sugar
1/3 cup granulated sugar
1 large egg
1 teaspoon pure vanilla extract
1 cup all-purpose flour, (spooned and leveled)
1 teaspoon salt
1 cup semisweet chocolate chips
1 cup chopped walnuts

Directions
1. Preheat oven to 350 degrees. Brush an 8-inch square baking pan with butter; line pan with a piece of parchment paper, leaving a 2-inch overhang on two sides. Butter paper.

2. In a large bowl, whisk butter and sugars until smooth. Whisk in egg and vanilla. Add flour and salt; mix just until moistened (do not overmix). Fold in 1/2 cup each chocolate chips and walnuts. Transfer batter to prepared pan; smooth top. Sprinkle with remaining chocolate chips and walnuts.

3. Bake until top is golden brown and a toothpick inserted into the center comes out clean, 40 to 45 minutes. Set pan on a wire rack, and let cool completely. Using parchment overhang, lift cake from pan and transfer to a cutting board; cut into 16 squares.




Watch the video how John Barricelli makes delicious blondies with chocolate chips and crunchy from this link ... http://www.marthastewart.com/336484/blondies-with-chocolate-chips-and-walnut?center=0&gallery=275055&slide=256870

Related Posts with Thumbnails